HOME
Home » Akuntansi Dasar » Aktiva, Kewajiban, dan Ekuitas Pemilik

Aktiva, Kewajiban, dan Ekuitas Pemilik

Posted at June 7th, 2013 | Categorised in Akuntansi Dasar

Aktiva, Kewajiban, dan Ekuitas Pemilik

Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan disebut aktiva (asset). Contoh-contoh aktiva termasuk kas, tanah, bangunan, dan peralatan. Hak atau klaim atas property biasanya dibagi menjadi dua jenis, pertama adalah hak kreditor, dan kedua adalah hak pemilik.

Hak kreditor memperlihatkan utang perusahaan yang disebut kewajiban (liabilities). Hak pemilik disebut ekuitas pemilik (owners equity). Hubungan antara keduanya dapat dinyatakan dalam persamaan berikut :

Aktiva = Kewajiban + Ekuitas Pemilik

Persamaan tersebut dikenal sebagai persamaan akuntansi (accounting equation). Biasanya kewajiban diletakkan sebelum ekuitas pemilik dalam persamaan akuntansi karena kreditor mempunyai hak terlebih dahulu atas aktiva perusahaan.

Aktiva, Kewajiban, dan Ekuitas Pemilik

Klaim pemilik seringkali diberikan penekanan lebih besar dengan memindahkan kewajiban ke sisi lain pesamaan tersebut sehingga menjadi :

Aktiva – Kewajiban = Ekuitas Pemilik

Sebagai contoh, apabila aktiva yang dimiliki perusahaan adalah Rp 100.000.000,- dan kewajibannya senilai Rp 30.000.000,- maka ekuitas pemilik sama dengan Rp 70.000.000,- seperti terlihat pada  persamaan akuntansi di bawah ini :

Aktiva

-

Kewajiban

=

Ekuitas Pemilik

Rp 100.000.000,-

-

Rp 30.000.000,-

=

Rp 70.000.000,-

Lihat artikel terbaru lainnya, Jenis-jenis Organisasi Perusahaan dan Etika Usaha dan Bisnis.

Kamus Istilah Akuntansi

Huruf : A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z >>