Home | Archive | About Us | Contact Us | Sign to Forum       



Home » Akuntansi Dasar » Belajar Akuntansi Itu Mudah


Belajar Akuntansi Itu Mudah

Category on Akuntansi Dasar


Mengapa Akuntansi itu Mudah?

Oleh Oni Zamroni

Belajar Akuntansi itu mudah. Pernahkah anda berfikir bahwa akuntansi adalah disiplin ilmu yang sulit, atau bisa jadi sangat sulit bagi anda? Jujur saja, saya juga pernah berfikiran seperti itu. Jika anda berfikir seperti apa yang saya fikirkan, yakinlah bahwa pemikiran tersebut adalah salah besar. Kenapa demikian? Jawabannya adalah bahwa ilmu akuntansi itu mudah.

Jika anda perlu bukti, ya inilah saya buktinya, yang tadinya sempat berfikir bahwa  akuntansi itu sulit dan ternyata akuntansi itu sangat mudah sekali.  Bukti yang lainnya lagi, sekarang saya sedang berbicara tentang akuntansi dengan anda, secara sadar ataupun tidak, anda dan saya sudah masuk dalam wilayah per-akuntansi-an betul?  Jadi, kita harus sepakat bahwa akuntansi itu mudah. Jika tidak, saya akan tunggu anda untuk yakin dulu, setelah anda yakin barulah obrolan ini kita akan teruskan okeh!

akuntansi itu mudah

Tidak harus seperti ini untuk mengerti akuntansi

Akuntansi itu mudah – Sadar atau tidak, anda telah praktek Akuntansi

Adanya akuntansi didukung dengan adanya mata uang, anda tau mata uang? Iya betul, mata uang itu adalah duit, fulus, doku, money. Okey karena anda menjawab dengan benar, saya beri  100 untuk anda dan 900 untuk saya hehe. Duit atau uang manfaatnya secara umum adalah sebagai alat tukar. Misalnya uang ditukarkan dengan sembako, cabe, bawang, kunyit, garem, terasi, dan teman-temannya. Ditukar (membeli) handphone, motor, mobil, rumah, dan lain sebagainya.

Semua contoh di atas itu merupakan kegiatan membeli atau menjual (transaksi) yang bersifat pribadi. Okey, kegiatan transaksi tersebut masih bisa untuk kita tidak mencatatnya, karena sifatnya pribadi. Tapi bagi sebagian orang termasuk saya (bukan perhitungan ya, tapi lebih kepada ketelitian..hehe), meskipun transaksi pribadi tetap di adakan pencatatan. Misalnya beli cabe, bawang, terasi semua itu di catat. Kenapa? Tentunya untuk mengetahui seberapa besar uang yang dikeluarkan  oleh kita baik per hari, per minggu, atau per bulan. Untuk menghindari terjadinya kebobolan tentunya hehe. Ingat, akuntansi itu mudah :).

Seperti yang sudah saya utarakan bahwa transaksi yang bersifat pribadi, boleh dilakukan pencatatan atau boleh juga tidak dilakukan pencatatan dengan kata lain Opsional (dilakukan bagus, tidak dilakukan tidak mengapa).

Akuntansi itu mudah – Kebutuhan akan Akuntansi

Sekarang kita perluas obrolannya, dari transaksi yang sudah saya sebutkan di atas, beli cabe, bawang, kunyit, garem, terasi dan lain-lain, semua bahan tersebut di perlukan untuk membuat gado-gado misalnya. Gado-gado yang kita buat dikhususkan untuk dijual kembali kepada orang. Nah, dari ilustrasi ini jelas sekali bahwa kegiatan yang kita lakukan ini sifatnya sudah tidak pribadi lagi tetapi sudah masuk pada bentuk usaha. Jelasnya kita membuka usaha “Jual Gado-gado” dan kita memerlukan tempat untuk menjual, bahan baku untuk membuat gado-gado, dan bisa jadi kita memerlukan jasa orang lain untuk menjual gado-gado (produk).

Setelah usaha kita sudah berjalan beberapa hari dan beberapa minggu, sudah banyak biaya-biaya yang sudah kita keluarkan atau pendapatan yang sudah kita hasilkan dari penjualan gado-gado. Nah kira-kira apa yang kita butuhkan untuk mengetahui usaha kita untung atau rugi? Iya betul, 100 lagi untuk anda dan 900 tentunya untuk saya hehe, kita membutuhkan laporan hasil usaha (laporan keuangan) dan untuk mendapatkan laporan tersebut kita harus melakukan pencatatan.

Akuntansi itu mudah – Akuntansi pada kegiatan usaha

Okeh kita fokuskan dulu obrolan kita pada “pencatatan”. Proses pencatatan usaha kita terdiri dari pencatatan biaya sewa tempat, biaya pembelian bahan baku untuk membuat gado-gado, dan biaya upah untuk orang yang menjajakan produk kita. Kemudian pencatatan lainnya adalah mencatat jumlah pendapatan usaha kita. Setelah itu, kita bandingkan biaya yang kita keluarkan dengan pendapatan yang kita hasilkan, mana lebih besar? Selanjutnya anda teruskan sendiri yah akhirnya seperti apa.

Okey, secara sadar atau pun tidak saya katakan kepada anda bahwa anda telah praktek ilmu akuntansi, yang sebelumnya anda beranggapan bahwa akuntansi merupakan disiplin ilmu yang sulit bahkan sangat sulit. Jadi kesimpulannya, akuntansi merupakan alat untuk mencatat transaksi baik pembelian maupun penjualan (transaksi) yang hasilnya adalah laporan keuangan atau catatan hasil usaha.

Saya katakan dari awal obrolan kita, bahwa akuntansi adalah disiplin ilmu yang sangat mudah, Betul! Okey, sampai bertemu di obrolan akuntansi berikutnya, semoga bermanfaat.

NB : Saya berharap dengan adanya blog akuntansi online ini, dapat membantu anda yang ingin belajar akuntansi secara lebih komprehensif. Dan tentu saja semua materi yang ada, tidak terlepas dari referensi yang saya dapatkan semasa kuliah, kursus, partek di tempat kerja maupun dari website-website online. Materi-materi akuntansi saya berikan secara gratis bagi anda. Selamat belajar akuntansi online.



Akuntansi Itu Mudah - Memahami akuntansi dengan kesederhanaanTerimakasih sudah menyempatkan waktu membaca artikel Belajar Akuntansi Itu Mudah pada blog kami. Harapan kami semoga artikel ini dapat memberikan nilai tambah untuk anda. Saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan guna kemajuan blog kami di masa depan, silahkan menuju page contact us. Sukses untuk anda. Oni Zamroni

 Related on Belajar Akuntansi Itu Mudah
Materi Teori Akuntansi
Modul Teori Akuntansi Teori akuntansi memberikan gambaran mengenai konsep dasar akuntansi, juga dibahas mengenai postulat-postulat akuntansi. Bagi anda yang sedang mencarai referensi mengenai teori akuntansi, ini ada beberapa softcopy
Karakteristik Suatu Akun
Karakteristik Suatu Akun Akun yang paling sederhana mempunyai tiga bagian. Pertama, setiap akun mempunyai judul, yakni nama transaksi yang akan dicatat dalam akun tersebut. Kedua, setiap akun mempunyai ruang
Kurs Pajak Bulan April 2014
Kurs Pajak Bulan April 2014 Berikut ini adalah data kurs pajak untuk bulan April 2014. Kami rilis data ini berdasarkan sumber Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada bulan April 2014.
Out of Pocket Cost Pengertian dan Contoh
Out of Pocket Cost Pengertian biaya dalam akuntansi terdiri dari biaya berupa uang kas keluar dan biaya yang tidak perlu ada uang kas keluar. Out of pocket cost adalah

Related Searches : , ,
Home | Archive | About Us | Contact Us | Referensi Situs | Privacy Policy | Sitemap | Copyright © Akuntansi Itu Mudah 2014. All Rights Reserved.