Home | Archive | About Us | Contact Us | Submit Article       



Home » Analisis Keuangan » Analisis Rasio Perputaran Persediaan


Analisis Rasio Perputaran Persediaan

Category on Analisis Keuangan


Rumus Perputaran Persediaan

Perputaran persediaan. Sebuah perusahaan dagang harus menyimpan persediaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya. Kegagalan untuk melakukan hal itu bisa mengakibatkan hilangnya penjualan. Di sisi lain, terlalu banyak menyimpan persediaan akan mengurangi solvensi karena tertimbunnya sejumlah dana yang semestinya dapat digunakan untuk melakukan ekspansi dan memperbaiki operasi.

Selain itu, kelebihan persediaan juga dapat menambah beban seperti menyimpan, asuransi, dan pajak properti. Terakhir, persediaan yang berlebihan akan meningkatkan resiko kerugian akibat penurunan harga, kerusakan, atau perubahan pola belanja pelanggan.

Sama seperti banyak jenis analisis keuangan yang lain, adalah mungkin untuk menggunakan lebih dari satu ukuran dalam menganalisis efisiensi dan efektivitas pengelolaan persediaan perusahaan. Dua ukuran yang dimaksud adalah perputaran persediaan dan jumlah hari penjualan dalam persediaan.

Perputaran Persediaan

Perputaran persediaan (inventory turnover) mengukur hubungan antara volume barang dagang yang dijual dengan jumlah persediaan yang dimiliki selama periode berjalan. Rasio ini dihitung sebagai berikut:

Perputaran Persediaan = Harga Pokok Penjualan / Persediaan Rata-rata

Persediaan rata-rata dapat dihitung dengan menggunakan angka-angka mingguan, bulanan, atau tahunan. Untuk menyederhanakan, kita menentukan persediaan rata-rata dengan membagi jumlah persediaan pada akhir dan awal tahun dengan 2. Sepanjang jumlah persediaan yang dimiliki sepanjang tahun stabil, rata-rata ini akan akurat bagi analisis kita.

Sebagai ilustrasi, data-data berikut diambil dari laporan tahunan PT. Farah Elektro dan PT. Garuda Teknologi:

PT. Farah Elektro PT. Garuda Teknologi
Harga pokok penjualan                  15.040.177.000,00                        705.379.000,00
Persediaan:
Awal tahun                     1.113.937.000,00                           81.091.000,00
Akhir tahun                     1.109.791.000,00                           79.192.000,00
Rata-rata                     1.111.864.000,00                           80.141.500,00
Perputaran persediaan                                              13,5                                                8,8

Perputaran persediaan bagi PT. Farah Elektro adalah 13,5 dan untuk PT. Garuda Teknologi adalah 8,8. Secara umum, semakin besar perputaran persediaan, semakin efisien dan efektif perusahaan mengelola persediaannya.

Jumlah hari penjualan dalam persediaan (number of day’s sales in inventory) adalah ukuran kasar mengenai lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membeli, menjual, dan mengganti persediaan. Hal ini dihitung sebagai berikut:

Jumlah Hari Penjualan dalam Persediaan = Persediaan Akhir Tahun / Harga Pokok Penjualan rata-rata harian

Harga pokok penjualan rata-rata harian ditentukan dengan membagi harga pokok penjualan dengan 356 (jumlah hari dalam 1 tahun). Jumlah ini dalam persediaan PT. Farah Elektro dan PT. Garuda Teknologi adalah:

PT. Farah Elektro PT. Garuda Teknologi
Harga pokok penjualan
rata-rata harian
15.040.177.000,00/365                           41.205.800,00
705.379.000,00/365                             1.932.545,00
Persediaan akhir                     1.109.791.000,00                           79.192.000,00
Jumlah hari penjualan
dalam persediaan  26,9 hari  41 hari

Secara umum, semakin rendah jumlah hari penjualan dalam persediaan, semakin baik. Seperti halnya dengan perputaran persediaan, setiap industri mempunyai karakteristik yang berbeda antara satu dengan lainnya, sehingga tidak ada rasio yang tepat yang berlaku bagi seluruh industri. Semoga bermanfaat.

Akuntansi Itu Mudah - Memahami akuntansi dengan kesederhanaanTerimakasih sudah menyempatkan waktu membaca artikel Analisis Rasio Perputaran Persediaan pada blog kami. Harapan kami semoga artikel ini dapat memberikan nilai tambah untuk anda. Saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan guna kemajuan blog kami di masa depan, silahkan menuju page contact us. Sukses untuk anda. Oni Zamroni

 Related on Analisis Rasio Perputaran Persediaan
Buku Besar
Perkiraan Buku Besar Diposkan oleh Oni Zamroni Buku besar merupakan alat yang dipergunakan dalam mencatat suatu perubahan yang terjadi pada perkiraan-perkiraan tertentu yang dipengaruhi oleh adanya transaksi keuangan. Jika
Kurs Tengah BI Hari Ini 28 Mei 2014
Kurs Tengah Bank Indonesia Hari Ini 28 Mei 2014 Satuan Kurs Tengah Dolar Australia - AUD 1,00 Rp10.696,46 Rp10.808,51 Rp10.752,49 Dolar Brunei D. - BND
Pengertian Differensial Cost dan Incremental Cost
Differensial Cost dan Incremental Cost Pembuatan keputusan untuk memilih suatu alternatif pilihan membawa dampak berupa munculnya perbedaan biaya. Pemilihan keputusan untuk memindahkan lokasi kantor cabang dari sentra perkantoran ke
Akuntansi Perpajakan
Pengertian Akuntansi Perpajakan Menurut wikipedia fungsi akuntansi perpajakan adalah menyediakan data-data perpajakan yang kemudian diolah menjadi bentuk laporan keuangan (baca: laporan keuangan) yang berisikan mengenai informasi pajak. Sedangkan pengertiannya

Selamat datang di akuntansiitumudah.com
Like and Share!

Social PopUP by Timersys
Home | Archive | About Us | Contact Us | Referensi Situs | Privacy Policy | Sitemap | Copyright © Akuntansi Itu Mudah 2014. All Rights Reserved.