Home | Archive | About Us | Contact Us | Submit Article       



Home » Analisis Keuangan » Analisisis Keuangan : Analisis Vertikal


Analisisis Keuangan : Analisis Vertikal

Category on Analisis Keuangan


Dasar Analisis Vertikal Untuk Laporan Keuangan

Diposkan Oleh Oni Zamroni

Analisis vertikal. Membandingkan masing-masing pos dalam periode berjalan dengan jumlah total pada laporan yang sama dapat bermanfaat untuk menyoroti hubungan yang signifikan dalam laporan keuangan. Analisis vertikal (vertical analisys) adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan perbandingan semacam itu.

Dalam analisis vertikal terhadap neraca, masing-masing pos aktiva dinyatakan sebagai persen dari total aktiva. Masing-masing pos kewajiban dan ekuitas pemilik dinyatakan sebagai persen dari total kewajiban dan ekuitas pemilik. Dalam analisis vertikal terhadap laporan laba-rugi, masing-masing pos dinyatakan sebagai persen dari total pendapatan atau penghasilan.

Analisis vertikal juga bisa diterapkan untuk beberapa periode guna menyoroti perubahan hubungan sepanjang waktu. Berikut adalah contoh analisis vertikal untuk dua tahun periode pada PT. Jasa Akuntansi.

PT. Jasa Akuntansi
Laporan Laba – Rugi
Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2010 dan 2011 (dalam 000)

2011

2010

Jumlah Persen Jumlah Persen
Pendapatan Honor 187.500 100,0% 150.000 100,0%
Beban Operasi:
Beban Upah 60.000 32,0% 45.000 30,0%
Beban Sewa 15.000 8,0% 12.000 8,0%
Beban Utilitas 12.500 6,7% 9.000 6,0%
Beban Perlengkapan 2.700 1,4% 3.000 2,0%
Beban Rupa-rupa 2.300 1,2% 1.800 1,2%
Total Beban Operasi 92.500 49,3% 70.800 47,2%
Laba Bersih 95.000 50,7% 79.200 52,8%

Tabel di atas menunjukkan tren yang baik maupun tren yang kurang baik yang mempengaruhi laporan laba-rugi PT. Jasa Akuntansi. Peningkatan beban upah sebesar 2% (32% – 30%) adalah tren yang kurang baik, seperti halnya kenaikan beban utilitas sebesar 0,7% (6,7% – 6,0%). Tren yang baik adalah menurunnya beban perlengkapan sebesar 0,6% (2,0% – 1,4%. Beban sewa dan beban rupa-rupa sebagai persen dari pendapatan jasa akuntansi adalah konstan. Hasil bersih dari tren ini adalah bahwa laba bersih sebagai persen dari pendapatan jasa akuntansi turun dari 52,8% menjadi 50,7%.

Analisis terhadap berbagai persentase yang diperlihatkan untuk PT. Jasa Akuntansi, dapat diperkuat dengan membandingkannya terhadap rata-rata industri yang diterbitkan oleh asosiasi dagang dan jasa informasi keuangan. Setiap perbedaan besar dengan rata-rata industri harus ditelusuri untuk kemajuan perusahaan kedepan.

Demikian artikel kali ini yang berjudul analisis vertikal (vertical analysis), semoga mendatangkan manfaat untuk anda. Untuk analisa keuangan lainnya silahkan baca analisis horizontal. ^^

Akuntansi Itu Mudah - Memahami akuntansi dengan kesederhanaanTerimakasih sudah menyempatkan waktu membaca artikel Analisisis Keuangan : Analisis Vertikal pada blog kami. Harapan kami semoga artikel ini dapat memberikan nilai tambah untuk anda. Saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan guna kemajuan blog kami di masa depan, silahkan menuju page contact us. Sukses untuk anda. Oni Zamroni

 Related on Analisisis Keuangan : Analisis Vertikal
Biaya Upah Tenaga Kerja Langsung – Direct labor
Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya tenaga kerja langsung atau upah langsung (direct labor). Sebagaimana bahan baku langsung (direct material), upah langsung merupakan biaya tenaga kerja yang digunakan dalam produksi
Analisis Rasio Perputaran Piutang Usaha
Contoh Analisis Perputaran Piutang Usaha Perusahaan yang memberikan jangka waktu kredit yang panjang cenderung memiliki jumlah piutang usaha yang relatif tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang memberikan jangka waktu kredit
Pengantar Akuntansi Dasar
Pengantar Akuntansi Dasar Pengantar akuntansi. Akuntansi adalah kata yang sering dikonotasikan dengan hal yang berbau angka, rumit, dan detail. Akuntansi kerap juga dicampuradukkan dengan tata buku atau pembukuan. Definisi
Pengertian Process Costing System dalam Akuntansi Biaya
Process Costing System dan Penjelasannya Process costing system atau sistem proses. Dengan sistem ini, bahan baku diproses menjadi produk jadi yang terdiri dari unit yang identik. Perusahaan yang memproduksi

Related Searches : ,
Selamat datang di akuntansiitumudah.com
Like and Share!

Social PopUP by Timersys
Home | Archive | About Us | Contact Us | Referensi Situs | Privacy Policy | Sitemap | Copyright © Akuntansi Itu Mudah 2014. All Rights Reserved.