Contoh Jurnal Piutang Dagang dan Piutang Usaha

Jurnal Piutang Dagang

Jurnal akuntansi piutang dagang atau usaha. Kali ini akuntansi itu mudah akan berbagi mengenai contoh jurnal piutang dagang, mungkin anda sedang mencarai contoh-contoh jurnal yang berhubungan denga piutang dagang atau piutang usaha, langsung kita simak contoh berikut ini.

PT. Dagang Laku adalah perusahaan pemasok peralatan konstruksi, perusahaan ini menggunakan metode penyisihan akuntansi untuk piutang tak tertagih. Adapun transaksi-transaksi terpilih yang telah diselesaikan oleh perusahaan adalah sebagai berikut:

Jurnal piutang dagang

  1. 1 Feb menjual barang dagang secara kredit kepada PT. Bahan Bangunan seharga Rp 8.000.000,-. Harga pokok penjualan adalah sebesar Rp 4.500.000,-.
  2. 15 Maret menerima promes (wesel) senilai Rp 8.000.000,- berbunga 12% dan berjangka waktu 60 hari dari PT. Bahan Bangunan sebagai pelunasan utangnya.
  3. 9 April perusahaan menghapus piutang dari PT. Material Indonesia sebesar Rp 2.500.000,- sebagai piutang tak tertagih.
  4. 21 April meminjamkan kas sebesar Rp 7.500.000,- kepada CV. Bangun Sejahtera , dan menerima promes berjangka waktu 90-hari dan berbunga 14%.
  5. 14 Mei menerima bunga dari PT. Bahan Bangunan dan menerima promes baru berjangka waktu 90-hari, berbunga 14% sebagai pembaharuan pinjaman. (catatlah baik debet maupun kredit ke akun wesel tagih).
  6. 13 Juni menimbulkan kembali piutang PT. Material Indonesia yang telah dihapus pada tanggal 9 April, dan menerima pembayaran penuh sebesar Rp 2.500.000,-.
  7. 20 Juli menolak wesel atau promes dari CV. Bangun Sejahtera.
  8. 12 Agustus menerima jumlah promes yang jatuh tempo pada tanggal 14 Mei dari PT. Bahan Bangunan.
  9. 19 Agustus menerima dari CV. Bangun Sejahtera, jumlah yang terutang atas promes atau wesel yang ditolak, ditambah bunga 30-hari dengan suku bunga 15%, yang dihitung berdasarkan nilai jatuh tempo promes tersebut.
  10. 16 Desember menerima promes berjangka waktu 60-hari, berbunga 12% senilai Rp 12.000.000,- dari PT. Global Anugrah sebagai pelunasan utangnya.
  11. 31 Desember mengestimasi bahwa 3% dari penjualan kredit sebesar Rp 1.375.000.000,- untuk tahun yang berakhir 31 Desember tidak akan tertagih.

Pertanyaan yang diminta

  1. Buatlah jurnal untuk transaksi-transaksi di atas.
  2. Buatlah ayat jurnal penyesuaian untuk mencatat bunga akrual pada tanggal 31 Desember atas promes atau wesel PT. Global Anugrah.

Jawaban soal di atas

Jawaban soal no.1

1. 1 Feb Piutang usaha – PT. Bahan Bangunan        8.000.000                         –
Penjualan                         –        8.000.000
Harga poko penjualan        4.500.000                         –
Persediaan barang dagang                         –        4.500.000
2. 15 Maret Wesel tagih – PT. Bahan Bangunan        8.000.000                         –
Piutang usaha – PT. Bahan Bangunan                         –        8.000.000
3. 9 April Penyisihan piutang ragu-ragu        2.500.000                         –
Piutang usaha – PT. Material Indonesia                         –        2.500.000
4. 21 Wesel tagih – CV. Bangun Sejahtera        7.500.000                         –
Kas                         –        7.500.000
5. 14 Mei Wesel tagih – PT. Bahan Bangunan        8.000.000                         –
Kas            160.000                         –
Wesel tagih – PT. Bahan Bangunan                         –        8.000.000
Pendapatan bunga                         –            160.000
6. 13 Juni Piutang usaha – PT. Material Indonesia        2.500.000                         –
Penyisihan piutang ragu-ragu                         –        2.500.000
13 Kas        2.500.000                         –
Piutang usaha – PT. Material Indonesia                         –        2.500.000
7. 20 Juli Piutang usaha – CV. Bangun Sejahtera        7.762.500                         –
Wesel tagih – CV. Bangun Sejahtera                         –        7.500.000
Pendapatan bunga                         –            262.500
8. 12 Agust Kas        8.280.000                         –
Piutang usaha – PT. Bahan Bangunan                         –        8.000.000
Pendapatan bunga                         –            280.000
9. 19 Kas        7.859.530                         –
Piutang usaha – CV. Bangun Sejahtera                         –        7.762.500
Pendapatan bunga                         –              97.030
(7.762.500 x 15% x 30/360)
10. 16 Des Wesel tagih – PT. Global Anugrah      12.000.000                         –
Piutang usaha – PT. Global Anugrah                         –      12.000.000
11. 31 Beban piutang tak tertagih      41.250.000                         –
Penyisihan piutang ragu-ragu                         –      41.250.000

Jawaban no.2

31 Des Piutang bunga              60.000                         –
Pendapatan bunga                         –              60.000
(12.000.000 x 12% x 15/360)

Demikian artikel mengenai contoh jurnal piutang dagang semoga dapat membantu bagi anda yang membutuhknya. Untuk artikel akuntansi lainnya baca juga, Contoh Soal Rekonsiliasi Bank dan Jurnal Kas Kecil serta Pengertian Laporan Keuangan.

tags: , , ,