Contoh Laporan Keuangan Bank Syariah

Category on Laporan Keuangan

Laporan Keuangan Bank Syariah

Kali ini akuntansi itu mudah akan memberikan contoh mengenai laporan keuangan bank syariah beserta penjelasannya. Pada dasarnya konsep laporan bank syariah hampir sama dengan konsep laporan keuangan bank (baca: laporan keuangan bank) konvensional. Keduanya memiliki laporan neraca, laporan laba rugi dan laporan perubahan modal atau ekuitas.

Saya ambil contoh laporan keuangan PT Bank Syariah Mandiri yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwanto, Suherman dan Surja dengan opini auditor wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan bank syariah terdiri dari laporan posisi keuangan/neraca, ada laporan laba rugi komprehensif, lalu ada laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil (laporan laba rugi), kemudian laporan sumber dan penyaluran dana Zakat, serta laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan.

laporan-keuangan-bank-syariah

Rekomendasi dari saya untuk anda contoh laporan keuangan lainnya:

  • Contoh laporan keuangan perusahaan dagang
  • Contoh laporan keuangan perusahaan jasa
  • Contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur
  • Contoh laporan keuangan perusahaan Tbk
  • Contoh laporan keuangan perusahaan perseorangan
  • Contoh laporan keuangan bank
  • Contoh laporan keuangan perusahaan koperasi
  • Lihat laporan keuangan lainnya disini

Telah disinggung di atas bahwa laporan keuangan Bank Syariah Mandiri mendapatkan hasil opini yang memuaskan dari pendapat Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwanto dengan hasil wajar (baca: opini auditor independen), artinya bahwa laporan keuangan yang disajikan telah menunjukan kewajaran dalam hal yang material atas laporan posisi keuangan serta hasil usaha, arus kas yang sesuai dengan Standar akuntansi keuangan (SAK) di Indonesia.

Laporan auditor independen bank syariah

Laporan posisi keuangan (neraca) yang disajikan pertanggal 31 Desember 2012 dan 2011, bisa dilihat bahwa kas yang dimiliki perusahaan menunjukan peningkatan yang cukup baik tahun 2011 Rp 1.052.994.796.839,- menjadi Rp 1.108.282.646.315,- di tahun 2012.

Laporan posisi keuangan bank syariah Laporan posisi keuangan bank syariahLaporan posisi keuangan bank syariahLaporan posisi keuangan bank syariahLaporan posisi keuangan bank syariah

Laporan laba rugi komprehensif yang ditunjukan di bawah ini memberikan hasil yang baik untuk tahun 2012 dimana jumlah pendapatan jual beli diperoleh sebesar Rp 3.081.755.780.184,- yaitu lebih besar dibanding perolehan ditahun 2011 sebesar Rp 2.180.579.180.221,-.

Untuk laba usaha yang diperoleh Bank Syariah Mandiri juga menunjukan peningkatan yang baik dimana perolehan laba usaha ditahun 2012 adalah sebesar Rp 1.119.233.592.019,- tentu saja lebih besar dibanding tahun lalu sebesar Rp 760.822.714.027,-.

Laporan laba rugi bank syariah rugi-laba-syariah2

Laporan perubahan ekuitas tanggal 31 Desember 2011 Rp 3.073.264.468.871,- dan tahun tahun 2012 menjadi Rp 4.180.690.176.525,-.

Laporan Perubahan Ekuitas Syariah

Selanjutnya adalah laporan arus kas bank syariah yang terdiri dari arus kas dari aktivitas operasi, dari aktivitas investasi, dan arus kas dari aktivitas pendanaan.

Laporan Arus Kas Bank Syariah arus-kas-syariah2

Laporan keuangan selanjutanya adalah laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil untuk bank syariah mandiri.

Laporan rekonsiliasi pendapatan dan bagi hasil

Kemudian laporan keuangan berikutnya adalah laporan sumber dan penyaluran dana zakat.

laporan sumber dan penyaluran dana zakat

Dan laporan keuangan terakhir adalah laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan.

laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan

Itulah contoh laporan keuangan bank syariah yang dalam hal ini saya mengambil sampel laporan keuangan milik PT Bank Syariah Mandiri untuk periode 31 Desember 2012 dan 2011. Semoga paparan ini bisa menambah wawasan anda mengenai laporan keuangan syariah.

Baca artikel lainnya, Pengertian Laporan Keuangan dan Materi Teori Akuntansi.