Home | Archive | About Us | Contact Us | Submit Article       



Home » Laporan Keuangan » Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur


Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

Category on Laporan Keuangan


Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur Terbaru

Pada pertemuan sebelumnya kita telah melihat contoh laporan keuangan perusahaan dagang dan laporan keuangan jasa, pada kali ini saya akan share mengenai laporan keuangan perusahaan manufaktur. Pada perusahaan manufaktur terdapat persediaan bahan baku dan persediaan barang jadi yang tentunya tidak dimiliki oleh perusahaan dagang dan perusahaan jasa.

Perusahaan manufaktur memiliki kemampuan untuk memproses bahan baku menjadi barang jadi yang siap untuk dijual. Proses tersebut tercermin dalam Laporan Harga Pokok Produksi, untuk selengkapnya silahkan anda lihat contoh laporan dibawah ini:

PT. INDONESIA MANUFAKTUR
BALANCE SHEET
Per 31 Desember 2011
No. Keterangan 31-Dec-10 31-Dec-11
I AKTIVA
1 Aktiva Lancar 14.528.561.733,03 20.200.804.920,08
1 K a s  Rupiah 98.051.073,14 165.155.763,14
2 K a s  Dollar 265.692.297,21 275.415.799,66
3 Bank KEBI -Idr 61.760.777,57 1.945.108,85
4 Bank Permata -Idr 283.027.808,07 21.413,00
5 Bank International Indonesia -Idr 86.760.086,59 591.685.800,54
6 Bank Woori Indonesia -Idr 1.994.000,00 314.544.806,50
7 Bank KEBI -Usd 46.538.764,65 1.060.244.524,72
8 Bank Permata – Usd 487.845.366,30 14.214.452,72
9 Bank International Indonesia -Usd 1.846.122,03 12.108.500,40
10 Bank Woori Indonesia -Usd 2.937.809,25 1.491.911.339,80
11 Piutang Usaha 13.192.107.628,22 16.273.557.410,75
2 Persediaan 6.720.416.440,73 7.690.225.731,54
1 Bahan Baku 5.250.220.738,63 5.918.101.917,45
2 Barang Dalam Proses 0,00 0,00
3 Barang Jadi 1.470.195.702,10 1.772.123.814,09
4 Bahan Pembantu 0,00 0,00
5 Barang & Sparepart 0,00 0,00
3 Aktiva Lancar Lainnya 2.676.812.280,67 3.599.351.750,89
1 Pembayaran Dimuka 155.875.183,69 155.875.183,69
2 Beban Dibayar Dimuka 0,00 0,00
3 Pinjaman Pribadi 0,00 0,00
3 Asuransi Dibayar Dimuka 64.648.325,53 17.086.305,28
4 PPN Pembelian 1.842.556.983,00 2.597.798.791,00
5 Pajak Dibayar Dimuka 613.731.788,44 828.591.470,92
6 PPN Lebih Bayar 0,00 0,00
7 Hak Pemakaian Listrik 0,00 0,00
4 Aktiva Lain Lain 0,00 871.870.000,00
1 Jaminan Simpanan 0,00 871.870.000,00
5 Aktiva Tetap 41.671.075.859,67 40.707.664.901,57
1 Tanah 3.231.730.000,00 3.231.730.000,00
2 Bangunan 18.105.105.085,00 18.105.105.085,00
3 Mesin-Mesin 27.406.189.759,58 29.465.639.907,82
4 Peralatan & Perabot Pabrik 8.057.811.780,21 8.116.494.180,21
5 Kendaraan 3.728.795.218,00 5.032.980.018,00
6 Peralatan & Perabot Kantor 1.405.661.654,00 1.555.347.549,00
7 Akumulasi Penyusutan (20.264.217.637,12) (24.799.631.838,46)
6 AKTIVA 65.596.866.314,09 73.069.917.304,09
II KEWAJIBAN DAN MODAL
1 Utang Lancar 40.797.551.878,27 38.855.173.189,50
1 Hutang Usaha 24.356.526.466,73 22.001.074.289,93
2 Hutang Import 14.825.120.555,54 14.793.953.534,58
3 Hutang Ymh dibayar 1.530.413.108,00 1.813.831.482,00
4 Simpanan Penerimaan Pajak 85.491.748,00 246.313.883,00
4 PPN Penjualan 0,00 0,00
5 Simpanan Sementara 0,00 0,00
2 Utang Jangka Panjang 15.303.725.020,44 16.406.098.730,14
1 Pinjaman Dengan M.U.A 12.623.564.587,30 12.771.978.756,00
2 Hutang Sewa Guna Usaha 691.299.354,04 2.203.023.895,04
3 Pinjaman Group Jangka Panjang 1.988.861.079,10 1.431.096.079,10
3 Modal Pemegang Saham 9.495.589.415,38 17.808.645.384,44
1 Modal Saham 1.811.800.000,00 1.811.800.000,00
2 Laba Sesudah Pembetulan 5.247.438.565,51 7.026.473.665,38
3 Laba Rugi Bulan Berjalan 2.436.350.849,88 8.970.371.719,06
4 KEWAJIBAN DAN MODAL 65.596.866.314,09 73.069.917.304,09
PT. INDONESIA MANUFAKTUR
HARGA POKOK PRODUKSI
Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2011
No. Keterangan 31-Dec-10 31-Dec-11
1 Bahan Baku 53.478.907.103,32 58.964.191.985,22
1 Persediaan Awal 1.087.104.747,32 5.250.220.738,63
2 Pembelian Lokal 38.939.464.404,30 32.095.803.239,50
3 Pembelian Import 18.833.922.461,44 27.552.911.988,54
Total Persediaan 58.860.491.613,05 64.898.935.966,67
4 Retur Pembelian 131.363.771,10 16.642.064,00
5 Potongan Pembelian 0,00 0,00
Jumlah 58.729.127.841,95 64.882.293.902,67
6 Persediaan Akhir 5.250.220.738,63 5.918.101.917,45
2 Tenaga Kerja 10.763.146.097,28 14.368.268.065,00
1 Gaji Karyawan 9.540.349.979,28 12.335.887.810,00
2 Bonus 859.764.095,00 821.118.119,00
3 Pesangon 87.578.969,00 0,00
4 Tunjangan Makan 0,00 846.502.500,00
5 Tunjangan Kesehatan 0,00 9.558.510,00
6 Tunjangan Jamsostek 275.453.054,00 355.201.126,00
4 Tunjangan Lain-Lain 0,00 0,00
3 Biaya Overhead Pabrik 20.384.755.501,29 18.649.027.621,78
1 Listrik & Air 5.507.246.826,00 5.782.513.092,00
2 Bahan Bakar 97.532.000,00 5.581.500,00
3 Pengangkutan 343.771.870,28 89.400.293,86
4 Sewa 0,00 0,00
5 Pemeliharaan & Perbaikan 76.759.842,60 22.960.000,00
6 Pemakaian 9.867.252.759,84 8.096.047.688,48
7 Penyusutan 4.121.029.166,85 4.301.383.884,46
8 Asuransi 135.857.142,72 88.921.239,99
9 Bongkar Muat 40.031.850,00 4.159.500,00
10 Pemeliharaan Mobil 11.710.023,00 37.556.870,00
11 Pembungkus 183.314.020,00 220.503.553,00
12 Lain – Lain 250.000,00 0,00
4 Jumlah Biaya Produksi 84.626.808.701,89 91.981.487.672,00
Awal Barang Dalam Proses 0,00 0,00
Akhir Barang Dalam Proses 0,00 0,00
5 Harga Pokok Produksi 84.626.808.701,89 91.981.487.672,00
Awal Barang Jadi 800.339.749,86 1.470.195.702,10
Akhir Barang Jadi 1.470.195.702,10 1.772.123.814,09
6 Harga Pokok Penjualan 83.956.952.749,65 91.679.559.560,01
PT. INDONESIA MANUFAKTUR
RUGI / LABA
Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2011
No. Keterangan 31-Dec-10 31-Dec-11
1 Penjualan 93.843.210.908,14 112.188.757.547,00
1 Exports 0,00 0,00
2 Lokal 93.849.326.238,00 112.191.094.203,00
3 Lokal (Maklon) 0,00 0,00
4 Retur Penjualan 0,00 (2.336.656,00)
5 Potongan Penjualan (6.115.329,86) 0,00
2 Harga Pokok Penjualan 83.956.952.749,65 91.679.559.560,01
3 Penghasilan Bruto 9.886.258.158,49 20.509.197.986,99
4 Biaya Tenaga Kerja 4.507.897.471,98 6.381.098.039,00
1 Gaji Karyawan 4.507.897.471,98 5.599.313.450,00
2 Bonus 0,00 100.689.250,00
4 Tunjangan  Makan 0,00 120.060.000,00
5 Tunjangan  Kesehatan 0,00 0,00
5 Biaya Penjualan & umum 2.367.735.356,67 4.806.687.757,33
1 Listrik & Air 0,00 0,00
2 Pengangkutan 0,00 0,00
3 Sewa 0,00 0,00
4 Pemeliharaan & Perbaikan 14.101.170,00 31.044.400,00
5 Pemakaian Kantor 207.762.722,00 137.300.885,00
6 Penyusutan 384.842.634,60 496.846.225,21
7 Asuransi 58.117.254,91 35.406.510,91
8 Perjalanan 13.435.112,50 290.111.548,00
9 Amortisasi 0,00 0,00
10 Kendaraan 587.734.455,50 669.095.240,00
11 Pemeliharaan Kendaraan 72.727.946,66 39.549.939,00
12 Perhubungan 209.839.801,00 217.913.222,00
13 Bea Materai & Pajak Lainnya 232.486.975,28 562.232.692,29
14 Pelayanan 138.246.574,00 407.528.873,00
15 By.Administrasi 5.452.640,00 56.328.619,00
16 Administrasi Bank 95.652.588,22 126.489.617,92
17 Komisi & Perijinan 338.633.482,00 448.133.670,00
18 By. Lain-Lain 8.702.000,00 1.061.424.952,00
6 Penghasilan Netto 3.010.625.329,84 9.321.412.190,66
7 Penghasilan Diluar Usaha 1.222.214.334,58 1.142.840.399,34
1 Penghasilan Bunga 4.826.715,42 5.006.056,31
2 Keuntungan Tukar Valas – Transaksi 1.107.270.096,83 1.071.760.519,69
3 Keuntungan Penjualan Aktiva 63.911.108,02 58.252.708,33
4 Penghasilan Lain-Lain 46.206.414,30 7.821.115,00
8 Pengeluaran Diluar Usaha 1.796.488.814,54 1.493.880.870,94
1 Beban Bunga 812.648.256,18 675.180.271,32
2 Kerugian Tukar Valas – Transaksi 909.821.058,36 810.090.599,62
3 Sumbangan 46.600.000,00 8.610.000,00
4 Kerugian Lain – Lain 27.419.500,00 0,00
9 Laba Bersih Sebelum Pajak 2.436.350.849,88 8.970.371.719,06
1 Pajak Penghasilan 0,00 0,00
10 Laba Bersih Setelah Pajak 2.436.350.849,88 8.970.371.719,06

Dari contoh laporan keuangan di atas untuk seksi laporan neraca terdapat kenaikan yang cukup baik untuk tahun 2010 adalah sebesar Rp 65.596.866.314,09 menjadi Rp 73.069.917.304,09 di tahun 2011. Begitu juga untuk laporan laba rugi perusahaan di tahun 2011 perusahaan membukukan laba sebesar Rp 8.970.371.719,06 dibandingkan dengan tahun 2010 yang hanya membukukan laba sebesar Rp 2.436.350.849,88.

Sedangkan total penjualan ditahun 2011 adalah sebesar Rp 112.188.757.547,00 jauh lebih besar dibandingkan penjualan ditahun 2010 yang hanya sebesar Rp 93.843.210.908,14.

Demikian artikel contoh laporan keuangan perusahaan manufaktur kali ini semoga menambah referensi untuk anda. Apabila ada pertanyaan silahkan ke halaman contact us, silahkan artikel ini dishare ke sahabat yang lain jika menurut anda bermanfaat.

Akuntansi Itu Mudah - Memahami akuntansi dengan kesederhanaanTerimakasih sudah menyempatkan waktu membaca artikel Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur pada blog kami. Harapan kami semoga artikel ini dapat memberikan nilai tambah untuk anda. Saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan guna kemajuan blog kami di masa depan, silahkan menuju page contact us. Sukses untuk anda. Oni Zamroni

 Related on Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur
Jenis Laporan Keuangan Menurut PSAK
Laporan Keuangan Menurut PSAK Artikel kali ini blog akuntansi itu mudah akan membahas sedikit mengenai jenis laporan keuangan menurut PSAK, walaupun sedikit mudah-mudahan tetap bisa mengobati rasa keingintahuan anda mengenai
Rasio Cepat – Quick Ratio
Menghitung rasio cepat – Quick ratio atau Acid-test ratio Rumus rasio cepat. Sebuah perusahaan harus mampu membayar kewajiban lancarnya dalam periode waktu jangka pendek, biasanya satu tahun. Salah satu
Tarif Perhitungan Pajak PPh Pasal 21 untuk Dokter
Bagaimana Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh 21) Bagi Dokter? Oleh : Agus Sulaeman PPh 21 untuk Dokter adalah pajak atas income/pendapatan yang diterima WP. Sedangkan penghasilan itu sendiri dapat diartikan sebagai
Saldo Normal Laba Selisih Kurs
Saldo normal laba selisih kurs Selisih kurs didapatkan dari perhitungan antara laba selisih kurs dengan rugi selisih kurs mana yang lebih besar. Untuk saldo normal laba selisih kurs adalah

Related Searches : , , ,
Selamat datang di akuntansiitumudah.com
Like and Share!

Social PopUP by Timersys
Home | Archive | About Us | Contact Us | Referensi Situs | Privacy Policy | Sitemap | Copyright © Akuntansi Itu Mudah 2014. All Rights Reserved.