Home | Archive | About Us | Contact Us | Submit Article       



Home » Akuntansi Biaya » Controllable Cost dan Noncontrollable Cost – Pengertian Contoh


Controllable Cost dan Noncontrollable Cost – Pengertian Contoh

Category on Akuntansi Biaya


Controllable Cost dan Noncontrollable Cost

Salah satu jenis penggolongan biaya adalah sejauh mana manajemen dapat melakukan kontrol atas terjadinya biaya tersebut. Bila manajemen dapat mengendalikan suatu jenis biaya maka biaya ini disebut sebagai biaya yang dapat dikontrol (controllable cost). Sebaliknya, bila manajemen sama sekali tidak bisa mengontrol biaya ini maka disebut sebagai uncontrollable cost.

Sebagai contoh, manajemen ingin menyewa komputer untuk periode 3 tahun. Biaya sewa ini menjadi biaya yang dapat dikontrol ketika kontrak sewa belum ditandatangani karena manajemen mempunyai wewenang untuk menentukan berapa harga sewa yang dapat ditanggung oleh perusahaan. Dengan demikian, pada saat ini biaya sewa dikatakan dapat dikontrol.

Controllable CostSetelah sewa ditandatangani maka biaya sewa komputer menjadi biaya yang tidak dapat dikontrol lagi karena jumlahnya tetap terjadi sebagai akibat dari implementasi perjanjian terebut.

Banyak masalah timbul ketika manajemen berusaha melakukan efisiensi. Bila perusahaan memiliki terlalu banyak komponen biaya yang tidak dapat dikontrol maka efisiensi sulit untuk dilakukan. Investasi atas aktiva tetap yang terlalu besar akan membawa akibat pada pembebanan biaya depresiasi tahunan yang merupakan biaya yang tidak dapat dikontrol karena jumlahnya sudah ditetapkan dimuka berdasarkan besarnya nilai investasi.

Bagi manajemen baru yang diwarisi oleh investasi yang di mark-up atau sperangkat perjanjian kontrak bisnis yang tidak menguntungkan perusahaan akan sangat sulit melakukan pembenahan karena sifat biaya yang ditimbulkannya, yaitu biaya yang tidak dapat dikontrol. Oleh karena itu, manajemen akan berupaya sedapat mungkin (meskipun untuk beberapa hal tidak mungkin) agar biaya yang muncul adalah biaya yang dapat dikontrol. Lihat artikel lainnya, biaya langsung dan biaya tidak langsung. Semoga bermanfaat.

Akuntansi Itu Mudah - Memahami akuntansi dengan kesederhanaanTerimakasih sudah menyempatkan waktu membaca artikel Controllable Cost dan Noncontrollable Cost – Pengertian Contoh pada blog kami. Harapan kami semoga artikel ini dapat memberikan nilai tambah untuk anda. Saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan guna kemajuan blog kami di masa depan, silahkan menuju page contact us. Sukses untuk anda. Oni Zamroni

 Related on Controllable Cost dan Noncontrollable Cost – Pengertian Contoh
Kamus Istilah Akuntansi Bagian Q
Kamus Istilah Akuntansi Bagian Q Quick ratio > Rasio cepat > Rasio keuangan yang mengukur kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek dalam waktu dekat. Quick assets > Aktiva cepat >
Kurs Tengah BI Hari ini 23 Mei 2014
Kurs Tengah Bank Indonesia Hari ini 23 Mei 2014 Satuan Kurs Tengah Dolar Australia - AUD 1,00 Rp10.737,36 Rp10.629,00 Rp10.683,18 Dolar Brunei D. - BND
Faktor-faktor Produksi
Faktor-faktor Produksi Perusahaan mengubah input dasar menjadi barang dan jasa bagi para pelanggan. Input atau masukan ini dikenal sebagai faktor-faktor produksi. Faktor-faktor produksi yang lazim dikenal semua perusahaan adalah
Aktiva, Kewajiban, dan Ekuitas Pemilik
Aktiva, Kewajiban, dan Ekuitas Pemilik Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan disebut aktiva (asset). Contoh-contoh aktiva termasuk kas, tanah, bangunan, dan peralatan. Hak atau klaim atas property biasanya dibagi

Related Searches :
Selamat datang di akuntansiitumudah.com
Like and Share!

Social PopUP by Timersys
Home | Archive | About Us | Contact Us | Referensi Situs | Privacy Policy | Sitemap | Copyright © Akuntansi Itu Mudah 2014. All Rights Reserved.