Home | Archive | About Us | Contact Us | Submit Article       



Home » Artikel Ekonomi » Faktor-faktor Produksi


Faktor-faktor Produksi

Category on Artikel Ekonomi


Faktor-faktor Produksi

Perusahaan mengubah input dasar menjadi barang dan jasa bagi para pelanggan. Input atau masukan ini dikenal sebagai faktor-faktor produksi. Faktor-faktor produksi yang lazim dikenal semua perusahaan adalah sumber daya alam, tenaga kerja, modal, dan pengusaha atau entrepreneur.

Sumber daya alam adalah bahan baku dasar, termasuk tanah pertanian, hutan, dan kandungan mineral. Tenaga kerja adalah para karyawan yang menyumbangkan daya pikir dan tenaga mereka kepada perusahaan.

Modal merupakan sumber daya keuangan yang diinvestasikan kepada perusahaan untuk membeli barang-barang seperti mesin dan bangunan. Pengusaha adalah orang-orang yang menggabungkan sumber daya alam, tenaga kerja, dan modal untuk menghasilkan barang dan jasa.

Mari kita simak sebuah restoran pizza kecil sebagai contoh sebuah perusahaan. Bahan-bahan pizza yang terdiri dari saus tomat, adonan, sosis, macaroni, dan keju merupakan sumber daya alam yang diperoleh dari usaha pertanian. Para karyawan atau tenaga kerja terdiri dari penerima tamu, tukang antar, kasir, dan juru masak.

Faktor-faktor Produksi

Uang yang diperlukan untuk membeli tanah, bangunan, dan peralatan adalah tergolong sebagai modal. Pemilik atau manajer yang membuka dan mengoperasikan usaha tersebut merupakan pengusaha atau entrepreneur.

Baca artikel lainnya, Koreksi Kesalahan dalam Jurnal Akuntansi dan Piutang Usaha.

Akuntansi Itu Mudah - Memahami akuntansi dengan kesederhanaanTerimakasih sudah menyempatkan waktu membaca artikel Faktor-faktor Produksi pada blog kami. Harapan kami semoga artikel ini dapat memberikan nilai tambah untuk anda. Saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan guna kemajuan blog kami di masa depan, silahkan menuju page contact us. Sukses untuk anda. Oni Zamroni

 Related on Faktor-faktor Produksi
Kurs Pajak Tanggal 28 Mei 2014 - 3 Juni 2014
Kurs Pajak Mingguan Tanggal 28 Mei 2014 – 3 Juni 2014 Bedasarkan KMK Nomor 23/KM.11/2014 tanggal 26 Mei 2014. Kurs pajak ini berlaku tanggal 28 Mei 2014 sampai dengan
Sunk Cost - Definisi, pengertian dan contoh
Sunk Cost dan Pengertiannya Sunk cost adalah biaya yang terjadi pada masa lalu, sudah dibayar, dan tidak dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Misalnya, suatu investasi berupa pembelian peralatan
Biaya Penyusutan Aktiva Tetap
Biaya penyusutan aktiva tetap. Ada pertanyaan yang dikirimkan oleh bapak John Wijaya. Pertanyaan : Halo saya mempunyai pertanyaan tentang biaya penyusutan. Contoh soal, saya memiliki sebuah mesin pengilingan tepung.
Kamus Istilah Akuntansi Bagian O
Istilah Akuntansi Bagian O Objectivity concept > Konsep objektivitas > Adalah konsep yang mengharuskan agar catatan dan laporan akuntansi didasarkan pada bukti objektif. Owner’s equity > Modal pemilik >

Related Searches : , , ,
Home | Archive | About Us | Contact Us | Referensi Situs | Privacy Policy | Sitemap | Copyright © Akuntansi Itu Mudah 2015. All Rights Reserved.