Home | Archive | About Us | Contact Us | Submit Article       



Home » Pajak » Pajak PPh 21 » PPh Pasal 21 atas Pesangon


PPh Pasal 21 atas Pesangon

Category on Pajak PPh 21


Perhitungan PPh Pasal 21 atas Pesangon

Oleh : Agus Sulaeman

Cara menghitung PPh 21 atas pesangon. Sebelum kita membahas tentang PPh 21 atas Pesangon ada baiknya kita tahu tentang definisi pesangon secara umum dan cara menghitung jumlah pesangon.

Apa itu pesangon?

Pesangon adalah penghasilan yang didapat dari pemutusan hubungan kerja atau berakhirnya masa kerja pegawai yang bersangkutan, yang didalamnya termasuk uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian atas hak ( cuti tahunan yang belum diambil )

Bagaimana cara menghitung pesangon?

PPh Pasal 21 atas Pesangon

Pada pasal 156 ayat 2 dan 3 UU. No. 13 tahun 2003 telah diatur tentang masa kerja dan pesangon dan serta masa kerja dan penghargaan yaitu :

M Pesangon M Penghargaan
kurang dari 1t 1X lebih dari 3t tapi kurang dari 6t 2X
 lebih dari 1t tapi kurang dari 2t 2X lebih dari 6t tapi kurang dari 9t 3X
lebih dari 2t tapi kurang dari 3t 3X lebih dari 9t tapi kurang dari 12t 4X
lebih dari 3t tapi kurang dari 4t 4X lebih dari 12t tapi kurang dari 15t 5X
lebih dari 4t tapi kurang dari 5t 5X lebih dari 15t tapi kurang dari 18t 6X
lebih dari 5t tapi kurang dari 6t 6X lebih dari 18t tapi kurang dari 21t 7X
lebih dari 6t tapi kurang dari 7t 7X lebih dari 21t tapi kurang dari 24t 8X
lebih dari 7t tapi kurang dari 8t 8X lebih dari 24 10X
lebih dari 9t 9X  -  -

Keterangan :
- t = tahun
- M = Masa Kerja
Berapa Tarif PPh 21 atas Pesangon?

0 s.d 50 Juta = 5 %
50 s.d 250 Juta = 15 %
250 s.d 500 Juta = 25 %
diatas 500 Juta = 30 %

PT. SinarMentariPagi telah memutuskan hubungan kerja dengan 2 pegawainya yaitu Ksatria dan Baja, yang masing-masing mendapat pesangon sebesar Rp. 50.000.000, dan Rp. 315.000.000, yang diserahkan pada tanggal 20 Februari maka atas penghasilan / pesangon yang dibayarkan sekaligus tersebut maka dikenakan PPH 21 atas Pesangon yang sifat nya FINAL.Bagaimana Cara menghitung PPh 21 atas pesangon?

Contoh;

Maka sesuai tarif yang berlaku perhitungannya adalah sebagai berikut:

# Ksatria mendapatkan pesangon 50.000.000

0% x 50.000.000 = 0

Pesangon ksatria tidak dipotong PPH 21 atas pesangon karena pesangon yang didapat adalah 50.000.000 dan tariff nya adalah nol %.

# Baja mendapatkan pesangon 315.000.000 maka perhitungannya adalah sbb :

0% x 50.000.000 = 0
5% x 50.000.000 = 2.500.000
15% x 215.000.000 = 32.250.000
Total = 32.750.000,-

Maka kewajiban PT. SinarMentariPagi adalah memotong PPh 21 atas Pesangon sebesar 32.750.000,- dan memberikan bukti potong pph 21 (final) atas pesangon, menyetorkan kepada kas Negara paling lambat tanggal 10 Maret, dan melaporkan nya paling lambat pada tanggal 21 maret.

Demikian sedikit pembahasan tentang PPH 21 atas pesangon semoga bermanfaat untuk pribadi dan pembaca.

terimakasih.

NB : untuk yang tidak memiliki NPWP maka dikenakan tarif lebih tinggi sebesar 20% dari tarif normal.

Untuk artikel lainnya silahkan anda lihat, Kompensasi Kerugian Fiskal dan Penyusutan Aktiva Tetap Menurut Pajak. Semoga menambah referensi.

Akuntansi Itu Mudah - Memahami akuntansi dengan kesederhanaanTerimakasih sudah menyempatkan waktu membaca artikel PPh Pasal 21 atas Pesangon pada blog kami. Harapan kami semoga artikel ini dapat memberikan nilai tambah untuk anda. Saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan guna kemajuan blog kami di masa depan, silahkan menuju page contact us. Sukses untuk anda. Oni Zamroni

 Related on PPh Pasal 21 atas Pesangon
Download Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur Tbk
Download Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur Tbk Laporan keuangan perusahaan manufaktur. Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang aktivitasnya melakukan pengelolaan bahan baku menjadi barang jadi. Dalam laporan keuangannya terdapat laporan harga
Kurs Tengah BI Hari Ini 9 Juni 2014
Kurs Tengah BI Hari Ini 9 Juni 2014 Kurs hari ini dari kurs tengah bank indonesia berlaku untuk tanggal 9 Juni 2014. Satuan
Contoh Laporan Laba-Rugi Perusahaan
Laporan Laba-Rugi Laporan laba-rugi melaporkan pendapatan dan beban selama periode waktu tertentu berdasarkan konsep penandingan (matching concept). Konsep ini diterapkan dengan menandingkan beban dengan pendapatan yang dihasilkan selama periode
Cadangan Piutang Ragu-ragu atau Tak Tertagih
Cadangan Piutang Ragu-ragu Metode ini menganut implementasi dari prinsip konservatif. Bila ada kemungkinan biaya muncul (dalam bentuk piutang yang tidak tertagih) maka harus dibuat pencadangannya. Sementara itu, bila ada

Selamat datang di akuntansiitumudah.com
Like and Share!

Social PopUP by Timersys
Home | Archive | About Us | Contact Us | Referensi Situs | Privacy Policy | Sitemap | Copyright © Akuntansi Itu Mudah 2014. All Rights Reserved.