Home | Archive | About Us | Contact Us | Sign to Forum       



Home » Analisis Keuangan » Rasio Cepat – Quick Ratio


Rasio Cepat – Quick Ratio

Category on Analisis Keuangan


Menghitung rasio cepat – Quick ratio atau Acid-test ratio

Rumus rasio cepat. Sebuah perusahaan harus mampu membayar kewajiban lancarnya dalam periode waktu jangka pendek, biasanya satu tahun.

Salah satu ukuran kemampuan perusahaan untuk melakukan pembayaran ini adalah rasio cepat (quick ratio) atau acid-test ratio.

Ratio cepat dihitung dengan cara sebagai berikut:

 

Rasio cepat = Aktiva Cepat / Kewajiban Lancar

Rasio cepat mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar utang dengan segera, dengan menggunakan aktiva cepat yang dimilikinya.

Aktiva cepat adalah kas, ekuivalen kas, dan piutang yang dapat dengan cepat dikonversi menjadi kas. Biasanya, sebuah perusahaan sebaiknya memiliki rasio cepat lebih dari 1. Rasio yang kurang dari 1 mengindikasikan bahwa kewajiban lancar tidak mampu ditutupi oleh kas dan aktiva-aktiva lancer lainnya.

Rasio Cepat – Quick Ratio

Sebagai ilustrasi, asumsikan bahwa PT. Part Elektro Indonesia dan PT. Graha Elektronic memiliki aktiva cepat, kewajiban lancar, dan rasio cepat sebagai berikut:

 dalam Jutaan
 PT. Part Elektro Indonesia   PT. Graha Elektronic 
Aktiva cepat:
Kas                       100.000                         55.000
Ekuivalen kas                         47.000                         65.000
Piutang usaha (bersih)                         84.000                       472.000
Total                       231.000                       592.000
Kewajiban lancar
Utang usaha                       125.000                       427.000
Utang upah                         65.000                       120.000
Utang pajak penghasilan                         22.000                         45.000
Wesel bayar                           8.000                       148.000
Total                       220.000                       740.000
Rasio cepat                              1,05                                0,8

Seperti dapat anda lihat, PT. Part Elektro Indonesia memiliki aktiva cepat yang lebih besar dari kewajiban lancarnya, atau rasio cepat sebesar 1,05. Rasio yang melebihi 1 mengindikasikan bahwa aktiva cepat yang ada, mencukupi untuk memenuhi kewajiban lancar. Namun PT. Graha Elektronic memiliki rasio cepat sebesar 0,8. Aktiva cepat yang dimilikinya tidak mampu menutupi kewajiban lancar.

PT. Graha Elektronic dapat memecahkan masalah ini dengan meminta bank untuk mengkonversi utang jangka pendek sebesar Rp 148.000.000,- menjadi utang jangka panjang. Hal ini akan memindahkan wesel bayar dari kewajiban lancar. Jika PT. Graha Elektronic melakukan hal ini, rasio cepatnya akan naik menjadi 1 (Rp 592.000.000 : Rp 592.000.000), yang berarti aktiva cepatnya akan mencukupi untuk menutup kewajiban lancar. Baca artikel lainnya, Rasio aktiva tetap terhadap kewajiban jangka panjang dan doomsday ratio. Semoga membantu.



Akuntansi Itu Mudah - Memahami akuntansi dengan kesederhanaanTerimakasih sudah menyempatkan waktu membaca artikel Rasio Cepat – Quick Ratio pada blog kami. Harapan kami semoga artikel ini dapat memberikan nilai tambah untuk anda. Saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan guna kemajuan blog kami di masa depan, silahkan menuju page contact us. Sukses untuk anda. Oni Zamroni

 Related on Rasio Cepat – Quick Ratio
Jenis Penugasan Audit
Beberapa Jenis Penugasan Audit Penugasan Audit. Audit yang dilakukan oleh kantor akuntan publik tergantung pada penugasan yang diberikan oleh perusahaan. Berikut adalah jenis-jenis penugasan audit yang umum dan karakteristik
Komunikasi yang Baik
Komunikasi yang Baik Kebanyakan manajer akan mengakui bahwa sebagian besar dari waktunya digunakan untuk berkomunikasi dengan rekan, karyawan, pemasok, pemegang saham, pelanggan, dan berbagai pihak lainnya. Agar berhasil dalam
PPh Pasal 21 atas Pesangon
Perhitungan PPh Pasal 21 atas Pesangon Oleh : Agus Sulaeman Cara menghitung PPh 21 atas pesangon. Sebelum kita membahas tentang PPh 21 atas Pesangon ada baiknya kita tahu tentang definisi
Kamus Istilah Akuntansi Bagian Y
Kamus Istilah Akuntansi Bagian Y Yield > Hasil > Ukuran efisiensi pemakaian bahan; yield mengukur rasio jumlah output bahan terhadap jumlah input bahan. Yield kurang dari 1,0 artinya terjadi

Related Searches : , , ,
Home | Archive | About Us | Contact Us | Referensi Situs | Privacy Policy | Sitemap | Copyright © Akuntansi Itu Mudah 2014. All Rights Reserved.