Rasio Keuangan : Rasio Penjualan Bersih Terhadap Aktiva

Category on Analisis Keuangan

Rasio Penjualan Bersih Terhadap Aktiva

Diposkan Oleh Oni Zamroni

Rasio penjualan bersih terhadap aktiva. Rasio ini mengukur seberapa efektif perusahaan dalam menggunakan aktivanya untuk menghasilkan penjualan. Rasio yang tinggi menunjukkan penggunaan aktiva yang efektif.

Aktiva yang digunakan dalam menghitung rasio bisa berupa total aktiva pada akhir tahun, total aktiva rata-rata pada awal dan akhir tahun, atau aktiva rata-rata bulanan. Untuk ilustrasi kali ini, kita akan menggunakan total aktiva rata-rata pada awal dan akhir tahun. Adapun rumus rasio penjualan bersih terhadap aktiva sebagai berikut:

Rumus rasio penjualan bersih terhadap aktiva = Penjualan bersih / Total aktiva rata-rata

Rasio Penjualan Bersih Terhadap AktivaUntuk mengilustrasikan penggunaan rasio ini, kita ambil contoh laporan keuangan tahun 2011 pada PT. Zamroni Kasep dan PT. Salazam:

PT.
Zamroni Kasep

PT.
Salazam

Penjualan bersih

38.236.000,-

23.649.000,-

Total aktiva

 

– Awal tahun

33.130.000,-

17.102.000,-

– Akhir tahun

36.137.000,-

22.088.000,-

Rasio penjualan bersih terhadap aktiva untuk masing-masing perusahaan adalah sebagai berikut:

PT.
Zamroni Kasep

PT.
Salazam

Rasio penjualan bersih terhadap aktiva:

1,10*

1,21**

* 38.236.000 / [(33.130.000+36.137.000) / 2]

** 23.649.000 / [(17.102.000+22.088.000) / 2]

Berdasarkan rasio ini, PT. Salazam terlihat lebih baik daripada PT. Zamroni Kasep dalam memanfaatkan aktiva untuk menghasilkan penjualan. Pembandingan rasio ini dari waktu ke waktu untuk PT. Zamroni Kasep dan PT. Salazam, dan dengan rata-rata industri akan memberikan dasar yang baik untuk interpretasi kinerja keuangan masing-masing perusahaan. Baca rasio keuangan lainnya.

tags: , , ,