Home | Archive | About Us | Contact Us | Submit Article       



Home » Akuntansi Dasar » Siklus Akuntansi


Siklus Akuntansi

Category on Akuntansi Dasar


Pengertian Siklus Akuntansi

Diposkan oleh Oni Zamroni

Siklus akuntansi. Dalam mengelola perusahaan, uang yang diterima maupun dikeluarkan perlu dimanajemeni dengan baik. Masuk keluarnya uang perlu dicatat dengan tertib, sehingga dapat diketahui posisi keuangan perusahaan dari waktu ke waktu. Dalam memanajemeni fungsi keuangan perlu didukung fungsi akuntansi dan pembukuan yang baik dan benar.

Pengertian akuntansi telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu, dimana akuntan disebut juga dengan pemegang buku karena fungsi mereka mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi ke dalam buku yang disebut jurnal dan buku besar. Daftar seluruh transaksi keuangan perusahaan ini merupakan dasar untuk menghitung apakah perusahaan mendapatkan keuntungan atau menderita kerugian.

Pengertian Siklus Akuntansi

Siklus Akuntansi

Dari data keuangan yang dicatat berkesinambungan tersebut selanjutnya dapat diolah sehingga menghasilkan laporan keuangan. Semua kegiatan tersebut dikenal sebagai siklus akuntansi. Pengertian siklus akuntansi adalah meliputi tahap pencatatan atau pembukuan (ke dalam jurnal dan buku besar), pengolahan atau pemrosesan (dengan membuat neraca percobaan pada kertas kerja berlajur dan melakukan penyesuaian), dan pembuatan laporan keuangan berupa neraca, perhitungan laba rugi, perubahan ekuitas, dan arus kas yang merupakan hasil dari pengolahan data keuangan.

Urutan prosedur akuntansi sebagaimana normalnya dilakukan selama periode akuntansi atau disebut juga siklus akuntansi memiliki beberapa tahap antara lain :

  1. Penganalisisan transaksi (analyzing transactions).
  2. Pencatatan atau pembukuan transaksi ke dalam jurnal (recording transactions in journals).
  3. Pemindahan debit dan kredit dari jurnal ke akun atau rekening yang sesuai dalam buku besar (posting debits and credits from journals to individual accounts).
  4. Mempersiapkan neraca percobaan dan mengkompilasikan angka-angka yang dibutuhkan untuk menyusun laporan keuangan (mempersiapkan suatu lembar kerja).
  5. Mempersiapkan laporan keuangan (preparing financial statements).
  6. Membukukan penyesuaian dan menutup buku jurnal (recording adjusting and closing entries in the general journal).
  7. Melakukan penyesuaian sesuai posnya dan menutup buku (posting adjusting and closing entries).
  8. Menyiapkan neraca percobaan setelah menutup buku (preparing a post-closing trial balance).

Siklus Akuntansi – Pembukuan Transaksi Keuangan

Setiap kejadian dalam perusahaan yang berpengaruh atau berkaitan dengan keuangan dikenal sebagai transaksi, dan tentu saja transaksi harus dicatat atau dibukukan (recorded). Sebagai contoh pengeluaran maupun pemasukan uang (transaksi tunai), dan penggunaan bahan baku atau pembantu (transaksi memoria). Dalam setiap transaksi tertentu ada bukti pendukung tertulis yang dikenal sebagai dokumen dasar atau dokumen sumber (source documents).

Siklus Akuntansi – Dokumen Sumber atau Bukti Dasar

Dokumen sumber atau bukti dasar merupakan dokumen bukti yang menunjukan adanya transaksi. Bukti dasar ini dapat berupa kuitansi, nota, bon, tanda terima, dan bukti lainnya. Berdasarkan bukti tersebut kemudian dilakukan pencatatan transaksi keuangan ke dalam jurnal. Sehingga aliran data yang berkenaan dengan transaksi dapat ditunjukan sebagai berikut :

  1. INPUT   : Transaksi bisnis yang ditunjukan dengan Bukti Dasar
  2. PROSES : Bukti Dasar memberi informasi yang diperlukan untuk memasukan transaksi dalam Jurnal – Jurnal member informasi yang dibutuhkan untuk memindahbukukan debit dan kredit ke rekening yang sesuai dalam Buku Besar

Siklus Akuntansi – Penggunaan Jurnal

Dalam praktek akuntansi semua transaksi pertama kali dicatat secara urut dalam buku jurnal dengan suatu pola yang menunjukkan secara jelas perubahan debit dan kredit dalam setiap rekening. Pemegang buku mencatat transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan ke dalam buku jurnal.

Pencatatan transaksi ke dalam buku jurnal menggunakan sistem akuntansi secara berpasangan (double entry). Pencatatan berpasangan ini merupakan pencerminan bahwa pencatatan satu rekening akan mempengaruhi rekening lainnya, baik bertambah maupun berkurang. Secara periodik, catatan debit dan kredit tersebut dipindahkan dari jurnal ke berbagai rekening yang sesuai dengan buku besar. Proses pemindahan sesuai dengan rekening atau posnya ini dikenal sebagai pemindahbukuan (posting).

Ingin melihat artikel akuntansi lainnya? silahkan menuju arikel Buku Besar.

Akuntansi Itu Mudah - Memahami akuntansi dengan kesederhanaanTerimakasih sudah menyempatkan waktu membaca artikel Siklus Akuntansi pada blog kami. Harapan kami semoga artikel ini dapat memberikan nilai tambah untuk anda. Saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan guna kemajuan blog kami di masa depan, silahkan menuju page contact us. Sukses untuk anda. Oni Zamroni

 Related on Siklus Akuntansi
Saldo Normal Akun Retur Penjualan
Saldo normal akun retur penjualan Mungkin anda bertanya kenapa ada akun retur penjualan. Akun ini muncul karena adanya barang dagangan yang dikembalikan oleh customer atau perusahaan pembeli entah karena
Kurs Pajak Bulan Desember 2013
Kurs Pajak Bulan Desember 2013 Kurs pajak digunakan untuk mencatat transaksi yang menggunakan mata uang asing. Untuk mencatat transaksi dalam akuntansi perusahaan harus mengkonversi nilai mata uang asing kepada
Kurs Tengah Bank Indonesia Hari Ini - Update
Kurs Tengah Bank Indonesia Update Hari Ini Kurs tengah bank Indonesia. Berikut ini kami sajikan kurs tengah terbaru yang berlaku untuk hari ini. Sumber data kami peroleh dari website resmi
Kisah Bisnis : Barbie dan Ken
Kisah Bisnis : Barbie dan Ken Beberapa perusahaan besar saat ini dimulai dengan adanya gagasan dan komitmen perorangan untuk mencapai gagasan tersebut sebisa mungkin. Tahun 1945, Elliot dan Ruth

Related Searches :
Selamat datang di akuntansiitumudah.com
Like and Share!

Social PopUP by Timersys
Home | Archive | About Us | Contact Us | Referensi Situs | Privacy Policy | Sitemap | Copyright © Akuntansi Itu Mudah 2014. All Rights Reserved.